Sabtu, 10 Januari 2026

Warga Berburu Takjil di Pasar Fanindo, Pedagang Raup Untung pada Awal Ramadan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kondisi pasar Fanindo dipadati pengunjung yang ingin membeli takjil.
Foto: Rengga / Batam Pos

batampos – Pasar Fanindo di Batu Aji kembali menjadi pusat perburuan takjil favorit warga Batam saat Ramadan. Setiap sore menjelang waktu berbuka, pasar ini dipadati masyarakat yang berburu aneka makanan dan minuman untuk santapan berbuka puasa.

Dari pantauan di lokasi, berbagai jenis takjil dijajakan pedagang, mulai dari kolak pisang, es buah, cendol, hingga aneka gorengan seperti bakwan dan risoles. Selain itu, makanan berat seperti nasi bungkus, ayam goreng, dan sate juga tersedia bagi warga yang ingin langsung menyantap menu utama setelah berbuka.

Siti (42), salah satu pedagang takjil, mengaku dagangannya laris manis sejak hari pertama Ramadan. Ia menjual berbagai jenis gorengan dan lontong sayur yang selalu diminati pembeli.

“Alhamdulillah, sampai hari ketiga ini baru buka setengah jam sudah banyak yang beli. Biasanya semakin mendekati magrib makin ramai. Ramadan memang jadi momen rezeki bagi kami pedagang,” ujarnya, Senin (3/3).

Antusiasme warga terlihat dari ramainya suasana pasar. Rina (30), seorang warga Batu Aji, mengaku selalu berbelanja takjil di Pasar Fanindo karena banyak pilihan makanan dengan harga terjangkau.

“Di sini lengkap banget. Mulai dari takjil manis sampai makanan berat ada. Harganya juga masih terjangkau, jadi tiap tahun pasti belanja di sini,” katanya.

Tidak hanya pedagang makanan, penjual minuman segar seperti es kelapa muda, es cendol, dan jus buah juga kebanjiran pembeli. Heri (38), seorang penjual es campur, mengatakan bahwa Ramadan menjadi waktu terbaik untuk meraup keuntungan.

“Kalau hari biasa paling jualan sepi, tapi pas Ramadan permintaan naik drastis. Biasanya menjelang buka, antrean makin panjang,” ujarnya.

Keramaian di Pasar Fanindo diperkirakan akan terus meningkat sepanjang Ramadan, terutama menjelang akhir pekan ketika lebih banyak warga berbelanja untuk berbuka bersama keluarga. Meski begitu, kepadatan di area pasar membuat beberapa warga harus berhati-hati agar tidak berdesakan.

Ardi (45), salah satu pembeli, mengingatkan agar warga tetap menjaga ketertiban dan keamanan saat berburu takjil.

“Kadang karena ramai, orang jadi lupa jaga barang bawaan. Jadi kita harus lebih hati-hati,” tutup Ardi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update