
batampos – AS, 60, warga Perumahan Garden Masyeba, Taman Baloi, Batam Kota yang ditemukan tewas di dalam gorong-gorong Jalan Laksamana Bintan atau tepatnya di belakang Perumahan Rosedalle Batam Centre dipastikan bunuh diri.
Kapolsek Batam Kota, AKP I Made Putra Hari Suargana, mengatakan, dari hasil visum dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara, AS tewas akibat jeratan di lehernya.
“Dari pemeriksaan dokter forensik juga tidak ada tanda kekerasan,” ujar Made, Senin (10/10).
Made menambahkan dalam kasus ini pihaknya sudah meminta keterangan istri, dan keluarga korban. Namun, ia enggan membeberkan motif bunuh diri tersebut.
“Motifnya belum bisa disampaikan,” katanya.
Sebelumnya, jasad AS pertama kali ditemukan pekerja alat berat yang membersihkan saluran air. Saat itu, jasad pria 60 tahun tersebut ditemukan dengan leher terlilit seutas tali yang digantungkan ke atas gorong-gorong, namun kakinya tertekuk ke tanah.
Dari keterangan anak AS, korban pergi dari rumah pada Sabtu (8/10) pagi. Biasanya, pria kelahiran Selat Pantang tersebut ke luar rumah untuk berpamitan ke warung. Namun, keesokan hari, AS ditemukan tewas bunuh diri.(*)
Reporter: Yofi Yuhendri



