
batampos– Warga Batam mengeluhkan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Hingga lebih dari dua bulan, KTP dan KK tersebut tak kunjung selesai.
Seperti diungkapkan Amron, warga Batam Center. Ia mengaku sudah dua bulan mengurus KTP ke kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam namun tak kunjung selesai. Bahkan tidak ada informasi mengenai KTP-nya itu.
“Apa kendala terkait blanko atau apa belum dijelaskan pihak Disduk, ” ungkap Amron, Jumat (3/8).
Hal yang sama diungkapkan Rizal, warga Marina, Sekupang. Ia mengatakan sudah lebih dari 3 bulan membuat KTP dan KK, namun tak kunjung ada pemberitahuan kelanjutan KTP-nya itu. “Katanya nanti diinformasikan kalau sudah selesai. Tapi ini dah lebih 3 bulan namun tak ada informasi lanjutannya, ” ujar Rizal.
Ia pun berharap KTP tersebut bisa secepatnya diselesaikan oleh pihak yang bersangkutan. “Mau buat lamar pekerjaan jadi butuh kali, kalau bisa dipercepat lah pak, ” tambahnya.
Terpisah Kepala Disdukcapil Kota Batam Heryanto mengatakan, sampai saat ini pengajuan e-KTP masih tetap berjalan. Hanya saja karena keterbatasan blanko, pihaknya membatasi percetakan e-KTP. “Ya untuk saat ini stok kita sangat menipis, makanya kami prioritaskan bagi yang urgent dulu untuk dicetak, ” ujarnya.
Heryanto menambahkan, keterbatasan stok blanko ini tidak hanya terjadi di Batam, melainkan hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Pihaknya juga telah menyurati Kementerian Dalam Negeri agar bisa menambah persediaan blangko e-KTP untuk Batam.
“Pekan depan kita berangkat ke Jakarta buat ngambil blanko ini. Berapa dikasih nanti akan kami infokan,” tuturnya.
Menurutnya, pelayanan pengurusan e-KTP terus berjalan. Bahkan, pihaknya melakukan sistem jemput bola perekaman e-KTP untuk warga pemula. Sistem ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi warga pemula dalam perekaman e-KTP.
“Intinya pelayanan pengurusan e-KTP tetap kita maksimalkan,” pungkasnya. (*)
reporter: Rengga



