
batampos – Warga Perumahan Cipta Green Mansion, Woodland dan Dangas datangi kantor BP Batam, Senin (5/6) lalu. Kedatangan masyarakat ini, untuk menanyakan pasokan air yang tersendat ke perumahan mereka.
Hal itu disampaikan Ketua RW 05 Patam Lestari, Wahyu Dirwanto. Ia mengatakan, masyarakat menunggu janji dari pihak SPAM Batam.
“Katanya, dalam minggu depan dimulai pengerjaan. Pasokan air baru lancar setelah pengerjaan itu selesai, 3 bulan lagi,” kata Wahyu.
Sembari menunggu pengerjaan itu selesai, SPAM Batam akan mengirimkan pasokan air bersih untuk ketiga perumahan tersebut.
Baca Juga: Embarkasi Batam sudah Berangkatkan 16 Kloter JCH ke Madinah
Problem tersendatnya pasokan air tersebut, sudah lama dikeluhkan masyarakat. Persoalan pasokan air ini hanya menambah beban masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang warga Perumahan Cipta Green Mansion, Aditya Saputra.
“Sudah dua bulan air sering mati di sini,” kata Aditya.
Persoalan ini tetap tak kunjung ada penyelesaiannya. Jika air hidup, sering kala di malam hari. Sehingga, masyarakat sering begadang menampung air. Meskipun esok hari, masyarakat harus bekerja.
Baca Juga: Jalan R Suprapto Rawan Kecelakaan, Warga Batuaji Keluhkan Truk Pengangkut Tanah dan Kendaraan Berat
“Mau gak mau, begadang semalaman. Besok sudah pergi kerja lagi di pagi harinya. Jika tidak, yah tidak dapat air,” ungkapnya.
Jika tidak begadang, efeknya adalah bertambahnya pengeluaran. Karena harus membeli air dari mobil tangki. “Satu tangki itu Rp 350 ribu, bisa menyuplai 5 hingga 6 rumah,” ujarnya.
Atas permasalahan ini, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan membangun jaringan pipa baru, demi mengantisipasi permasalahan distribusi air di wilayah Sekupang dan sekitarnya.
Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano, mengatakan, jaringan pipa baru tersebut, akan menjangkau daerah-daerah stres area seperti Tanjung Pinggir, Patam hingga Tanjung Riau.
Baca Juga: Sopir Truk yang Melindas Anggota Polisi di Batuaji Menyerahkan Diri, Ini Pengakuannya
“Pengerjaan dalam 4 bulan kedepan selesai,” ujarnya.
Ia mengatakan, pengerjaan akan dimulai bulan ini. Ada dua lokasi pengerjaan, satu dari aliran Sei Ladi dan satunya lagi Sei Harapan.
“Penguatan pipa jaringan ke arah Patam (Lestari), Dangas dan lainnya,” kata Denny.(*)
Reporter: Fiska Juanda



