
batampos – Kemacetan kerap terjadi di sejumlah bundaran di Kota Batam. Kemacetan ini biasa terjadi di jam sibuk, yakni pada pagi dan sore hari.
Aidil, warga Aviari, Batuaji mengatakan kemacetan terjadi setiap hari di bundaran Base Camp. Bahkan, kemacetan tersebut membuat para pengendara saing caci maki.
“Tidak ada yang mau mengalah. Yang mau masuk bundaran ngotot masuk, dan yang dalam bundaran tidak bisa keluar,” ujarnya.
Menurut dia, petugas kepolisian harus bersiaga saat sore hari. Sebab, jam tersebut banyak pekerja dari Tanjung Uncang dan Sekupang melalui bundaran.
“Kan jam pulang kerja, pasti ramai. Jangan tunggu macet dulu baru ada petugas,” katanya
Sementara Kabid Lalu-lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba mengatakan pihaknya sudah memasang rambu peringatan di seluruh bundaran.
”Sudah kita pasang rambu, dan ada beberapa lokasi yang akan dipasang. Menunggu selesai pelebaran jalan,” ujarnya
Edward menjelaskan rambu ini memliki fungsi untuk memprioritaskan pengendara yang ada dalam bundaran. Kemudian mengingatkan pengendara lebih waspada dan mengurangi kecepatannya.
“Rambu peringatan warna kuning ini untuk melancarkan arus. Tinggal kesadaran masyarakat saja,” katanya
Disinggung pemasangan traffick light di bundaran yang kerap macet, Edward mengaku hal tersebut harus melalui penelitian dan pengkajian
“Kalau traffick light kita kaji dulu, dan melihat volumen kendaraan. Kalu dirasa memungkinkan akan kita pasang,” tutupnya. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



