Senin, 26 Januari 2026

Wisuda UIS ke-12 Digelar Khidmat dan Meriah, Gubernur: Ini Bukan Akhir, Tapi Awal Perjuangan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Suasana prosesi Wisuda ke-12 Universitas Ibnu Sina (UIS). Sebanyak 337 wisudawan dan wisudawati dari jenjang sarjana dan magister resmi dikukuhkan dalam suasana yang khidmat dan penuh kebanggaan. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Lantunan lagu “Indonesia Raya” menggema megah di Ballroom Pacific Place Batam, Sabtu (21/6), membuka prosesi Wisuda ke-12 Universitas Ibnu Sina (UIS). Sebanyak 337 wisudawan dan wisudawati dari jenjang sarjana dan magister resmi dikukuhkan dalam suasana yang khidmat dan penuh kebanggaan.

Barisan toga hitam berpita merah tampak rapi, mengisi kursi-kursi utama. Satu persatu para lulusan dipanggil naik ke atas podium, menerima ijazah dari Rektor UIS, Dr. Ir. Larisang, MT., IPU.

Wisuda kali ini meluluskan mahasiswa dari jenjang sarjana dan magister yang berasal dari berbagai program studi. Rinciannya, Magister Manajemen (S2) sebanyak 37 wisudawan, S1 Manajemen 179 wisudawan, S1 Akuntansi 29 wisudawan, S1 Teknik Informatika 48 wisudawan, S1 Teknik Industri 31 wisudawan, S1 Kesehatan Lingkungan 6 wisudawan, serta S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (KKK) 7 wisudawan.

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih panjang. Ia mendorong lulusan UIS untuk terus belajar dan berkontribusi dalam membangun daerah dan negara.

“Teruslah menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan. Tantangan ke depan semakin kompleks, maka penting untuk terus memperkuat kapasitas diri,” kata Ansar.

Kepala LLDikti Wilayah XVII, Dr. Nopriadi, dalam orasi ilmiahnya menyampaikan pentingnya karakter dan adaptabilitas dalam menghadapi perubahan zaman. Ia menekankan bahwa gelar akademik bukan tujuan akhir, melainkan bekal untuk menjadi manusia yang berdaya guna.

“Hidup bukan soal titel semata, tapi tentang memberi makna. Jadilah manusia yang mampu merasai dan memberi,” ucap Nopriadi.

Sementara itu, Rektor UIS Dr. Ir. Larisang, MT., IPU., menyampaikan bahwa keberhasilan para lulusan tidak lepas dari peran kolektif seluruh civitas akademika dan keluarga. Ia mengingatkan bahwa gelar yang disandang membawa tanggung jawab moral dan sosial.

“Ilmu harus dibawa keluar dari ruang kelas, menjadi cahaya yang menerangi masyarakat. Itulah tugas lulusan perguruan tinggi,” ujar Larisang.

Prosesi wisuda diawali dengan pengukuhan lulusan dan pengucapan janji wisudawan. Seluruh peserta mengenakan toga dan secara serempak menyatakan komitmen untuk menjaga etika dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Suasana wisuda berlangsung khidmat dan tertib. Aula ballroom dipenuhi keluarga dan kerabat lulusan yang antusias menyaksikan momen kelulusan. Tepuk tangan dan sorak bahagia mewarnai setiap nama yang dipanggil ke panggung.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat dari tamu kehormatan kepada para wisudawan. (*)

Reporter: Yashinta

Update