Senin, 26 Januari 2026

WNA Ditemukan Membusuk di Rumah, Dikenal Tertutup dan Jarang Berbaur dengan Warga

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Lokasi penemuan WNA membusuk di Perumahan Masyeba Gading Mas, Sekupang.

batampos – Jarang terlihat dan nyaris tak bersosialisasi dengan tetangga, warga sekitar tak menyangka Kamal bin Ahmad, 71, warga negara Singapura, telah meninggal dunia di dalam rumahnya. Jasadnya ditemukan dalam kondisi telah membusuk di Perumahan Masyeba Gading Mas, Sekupang, Sabtu (7/6) sore.

Kamal selama ini tinggal seorang diri di rumah Blok B1 Nomor 40. Menurut pengakuan tetangga, korban sangat jarang keluar rumah. Jika pun terlihat, biasanya hanya saat ada yang datang mengantar makanan.

“Jarang sih ke luar rumah. Jadi kami tidak terlalu mengenal,” ujar Usman, tetangga korban, Minggu (8/6).

Usman menambahkan bahwa korban sudah lanjut usia dan terlihat lemah secara fisik. “Jalannya agak tertunduk, kelihatan memang sudah tua. Terakhir saya lihat dua minggu lalu saat dia turun dari mobil, diantar oleh taksi,” tambahnya.

Selama beberapa hari terakhir, warga sempat mengira korban sedang berada di luar kota atau kembali ke Singapura. Alasannya, AC rumah tidak menyala seperti biasanya, sementara lampu luar rumah tetap hidup.

“Makanya kami pikir dia pulang ke Singapura. Soalnya kalau dia di rumah, AC biasanya nyala terus,” kata Wandi.

Kecurigaan muncul setelah supir korban yang biasa membawa korban berobat datang dan mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Saat berhasil masuk, sopir tersebut menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam rumah.

“Awalnya saya datang seperti biasa karena beliau rutin periksa ke rumah sakit. Tapi waktu saya masuk, rumah sepi. Setelah saya lihat ke dalam, ternyata beliau sudah tergeletak dan tidak bergerak. Saya langsung hubungi keamanan,” kata Rian, sopir pribadi korban.

Petugas keamanan perumahan segera menghubungi Polsek Sekupang. Tak lama, tim identifikasi tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“kita masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut,” ujar Ridho.

Pihak keluarga juga menyebut Kamal memiliki riwayat penyakit kanker dan jantung. Ia terakhir berkomunikasi dengan keluarga di Singapura pada Senin sebelumnya.

“Jenazah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih menunggu hasil visum guna memastikan penyebab kematian secara pasti,” tambah Ridho. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update