Senin, 5 Januari 2026

Bulog Salurkan 662 Ton Beras dan 132 Ribu Liter Minyak untuk Warga Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Dua pekerja menyusun beras di gudang Bulog Batam di Batumerah, Batuampar. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Perum Bulog Cabang Batam mulai menyalurkan bantuan pangan bagi puluhan ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi menjelang akhir tahun 2025.

Kepala Perum Bulog Batam, Dani Satrio, menjelaskan, penyaluran bantuan pangan telah dimulai sejak awal November. Program ini menyalurkan total 662,6 ton beras dan 132.532 liter minyak goreng untuk 33.133 keluarga penerima manfaat di Batam.

“Setiap keluarga memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan, yakni November dan Desember. Penyaluran dilakukan menggunakan DTKSEN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional) agar tepat sasaran,” katanya, Selasa (4/11).

Baca Juga: Universitas Terbuka Gelar INNODEL 2025 di Batam, Soroti Inovasi Pendidikan Terbuka dan Kontribusi bagi Pembangunan Kepri

Langkah ini merupakan bagian dari dukungan Bulog terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah gejolak harga bahan pokok.

Bulog Batam terus memastikan ketersediaan stok beras dan bahan pokok lainnya di gudang dalam kondisi aman hingga awal tahun depan. Persediaan itu mencakup beras medium, minyak goreng, dan gula pasir untuk kebutuhan program bantuan maupun operasi pasar.

“Kami menjamin pasokan cukup dan distribusi berjalan lancar. Bulog siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk intervensi pasar kapan pun diperlukan,” kata dia.

Dukungan Bulog mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Sinergi antara Bulog dan Pemko Batam menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah.

Ia menyebut, kolaborasi ini bukan hanya soal distribusi beras, tetapi juga tentang menjaga ketenangan dan daya beli masyarakat. “Terima kasih atas peran strategis Bulog dalam menjaga pasokan pangan Batam. Sinergi ini sangat membantu kami mengendalikan inflasi, terutama menjelang akhir tahun,” tambah dia.

Baca Juga: Kasus Korupsi PT Batam Persero Rugikan Negara Rp2,2 Miliar, Kejari Batam Lakukan Penelusuran Aset

Ia memaparkan rencana penyaluran 52.500 paket sembako bersubsidi oleh Pemko Batam pada Desember mendatang. Program ini menggandeng Bulog sebagai penyedia utama beras sekaligus mitra distribusi.

Setiap paket sembako bernilai sekitar Rp200 ribu dan disubsidi Rp100 ribu oleh pemerintah. Isinya terdiri dari 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

“Kami ingin masyarakat bisa memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang akhir tahun,” katanya.

Selain itu, langkah kolaboratif tersebut memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi lonjakan harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang biasanya diikuti peningkatan permintaan kebutuhan pokok. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update