
batampos – Pemerintah Kota Batam kembali menggelar kegiatan pasar murah. Hal ini guna mengantisipasi kenaikan harga mendekati hari raya Idulfitri 2023.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jefridin Hamid mengatakan kegiatan pasar murah digelar pertengahan bulan puasa.
Sesuai dengan jadwal, pasar murah akan kembali digelar 12-18 April mendatang. Pelaksanaan pasar murah ini akan diselenggarakan di sembilan kecamatan mainland.
Baca Juga: 14 Tahun Membangun Infrastruktur Batam
Sebelas bahan komoditi pokok akan dipasarkan dengan harga modal. Jefridin menyebutkan komoditi daging menjadi paling favorit ketika pasar murah digelar. Terutama mendekati lebaran. Untuk itu, ia meminta kepada distributor untuk menyediakan daging sapi beku dengan stok yang lebih banyak.
“Kalau mendekati lebaran ada peningkatan konsumsi daging. Jadi kami antisipasi. Semoga distributor mau menambah stok daging mereka saat pasar murah mendatang,” ujarnya, Sabtu (1/4).
Mengenai kenaikan harga jelang lebaran, Jefridin mengungkapkan hal itu memang serin terjadi. Hukum ekonomi selalu berlaku.
Ketika permintaan tinggi, maka harga juga akan bergejolak. Namun demikian jika pasokan cukup, dan ditambah dengan adanya kegiatan pasar murah, kenaikan harga bisa ditekan.
Baca Juga: Mantan Pejabat PT Persero Batam Dituntut 2,6 Tahun Penjara
“Tugas kita menjaga agar harga ini stabil. Namun jika ada kenaikan, diharapkan tidak terlalu signifikan,” ujarnya.
Jefridin juga menyampaikan arahan dari Kemendagri untuk menjaga inflasi berada di angka yang aman. Beberapa komoditi yang sedang sedikit mengalami kenaikan harga adalah ayam potong, dan telur ayam.
“Kedua komoditi ini lagi kami pantau. Begitu juga dengan uang lain. Termasuk juga beras, minyak goreng, hingga gula. Antisipasi kenaikan ini sudah kami koordinasikan dengan distributor,” terangnya.
Baca Juga: Investasi Asing Naik 48,5 Persen, Kepala BP Batam Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Daerah Meningkat
Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi harga di pasar masih terpantau stabil. Pemenuhan kebutuhan juga dijamin tersedia. Pihak distributor juga sudah mengantisipasi lonjakan permintaan jelang lebaran Idulfitiri.
“Beberapa kali kami rapat, hal ini selalu menjadi perhatian. Laporan dari distributor cukup, dan harga cukup stabil. Kami juga mendorong agar distributor bersama pemerintah menjamin pasokan, dan menjaga harga,” bebernya. (*)
Reporter : YULITAVIA



